Budaya Indonesia, Bukan Budaya Biasa – Catatan Kecil dari 5th World Youth Congress Turkey 2010

Posted on September 6th, 2010 in Youth INFO by ekos06

Indonesian Home Industries - Latihan SAMAN

Okay, gw akan mulai update blog gw lagi… Okay, gw akan mulai dengan pengalaman di kongres pemuda dunia yang dinamakan 5th World Youth Congress 2010. Kongres ini digelar di Istanbul, Turki pada tanggal 31 Juli – 13 Agustus 2010 lalu.

Apa yang membuat saya begitu tertarik dengan kongres ini…? Oke, di kongres ini delegasi Indonesia datang sebanyak 27 orang, dari UI, IPB, ITB, UGM, dan ada beberapa dari Taiwan, Belanda, dan Australia. Okay, karena ini kongres pemuda, yang notabene adalah acara pemuda, maka acaranya pun di-set untuk orang muda. Hampir setiap malam ada party, baik party yg diadakan oleh panitia maupun party yg diadakan sendiri oleh para peserta yang total berjumlah kurang lebih 1300 dari 143 negara ini.

Saman in Sports Hall - Saman in Talent Show

Well, tanggal 2 Agustus! Di tanggal itu, kami delegasi Indonesia (sebenarnya tidak semua) menampilkan TARI SAMAN di malam kebudayaan. Mempersiapkan perform ini pun kami sudah empot-empotan, harus latian sampe malam, trus nyuri-nyuri waktu free time buat latian, dan mungkin sedikit mengorbankan waktu istirahat. Ya, its not a problem for us. Okay, di hari-H-nya, kami tampil cukup baik (cukup artinya bahwa masih ada kelalaian di sana-sini) yang dipimpin oleh Leo sang bintang dan Shani. Umm, dan di akhir tarian, kami sedikit melakukan kekacauan (sebenarnya sih sangat kacau karena miss-understanding antara penari dan penyanyi). Tapi, walaupun ada beberapa kesalahan2, penonton yg memadati Sports Hall itu tepuk tangan dengan meriahnya. Ini membuktikan bahwa kebudayaan Indonesia masih sangat mumpuni untuk menarik minat peserta lain itu. *semoga tidak berlebihan…

Cultural Clothes - I love them

Umm, wait, tidak sampai di situ aja, kami juga ikut audisi untuk Talent Show, dan lagi-lagi membawakan Tari Saman, tapi bedanya kami sudah lebih siap tentunya, karena kami punya waktu latihan yang lebih banyak. Pas audisi, jurinya terkesan gitu sama penampilan kami *ini lagi, semoga tidak berlebihan. Dan saat itu juga kami diterima untuk tampil di Talent Show *semua yg audisi diterima sih sebenarnya. Nah, waktu tampil di Talent Show malam tanggal 8 Agustus, kami tampil jauh lebih baik daripada yg di Cultural Night, ya of course karena kami latian dong. Dan, lagi-lagi, mereka sangat menikmati penampilan kami. haha.. Dan Indonesia menjadi populer malam itu, karena sebelumnya, di nomor urut awal dan tengah, LEO AFI juga nyanyi ‘When You Believe” dan Raja menampilkan tarian dari Riau. Wow, wonderful night for Indonesia.

Mixed Cultures

Di lain hari, di acara Closing Ceremony, tanggal 12 Agustus, kami delegasi Indonesia memakai pakaian daerah. Tentunya gw pakai Ulos Batak karena gw orang Batak. Teman-teman yg lain pakai baju kurung, baju betawi, kebaya, dll. Dan, seperti yg diharapkan, kami menjadi objek foto-foto yang cukup ramai. Boleh dibilang, jadi artis sejam-dua jam..! ookay, its not a problem (again?) yang penting kan bisa memperkenalkan budaya Indonesia ke mereka.

I love Indonesia and I will always love my Indonesia.

« Previous Page